Mengelola THR Agar Tidak Numpang Lewat

Mendekati hari raya Idul Fitri, sebagian pekerja mungkin sudah mulai harap-harap cemas menunggu dana Tunjangan Hari Raya (THR) masuk ke rekening. Banyak yang sudah tahu akan dialokasikan kemana dana tersebut, tapi banyak pula yang belum memiliki rencana. 



Akhirnya, dana THR yang masuk terasa sekadar menumpang lewat.

Head of Wealth Management Bank Commonwealth Ivan Jaya menilai banyak orang masih cenderung keliru dalam menggunakan THR. Sebagian besar, cenderung menghabiskan seluruh dana THR untuk keperluan hari raya.

"Padahal, seharusnya dana THR harus dikelola dengan bijak agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hari raya dan tidak mengganggu kebutuhan bulanan," ujar Ivan, dikutip Sabtu (26/5).

Menurut Ivan, hal pertama yang harus dilakukan saat mengantongi THR adalah membuat anggaran dan skala prioritas. Idealnya, menurut dia, dana THR yang digunakan untuk keperluan hari raya tidak dihabiskan seluruhnya. Ia menyarankan untuk menyisihkan sekitar 20-25 persen dana.

"Dalam pengelolaan THR, kebutuhan untuk hari raya harus diprioritaskan, seperti pembayaran zakat dan kebutuhan tradisi mudik. Namun, jangan dihabiskan semuanya," kata Ivan Jaya.

Menurut Ivan, sisa dana THR bisa dimanfaatkan untuk membayar utang dan ditabung. Tabungan bisa digunakan untuk kebutuhan pengeluaran tahunan seperti pembayaran PBB, pajak kendaraan, atau qurban.

"Atau dana THR ini dapat juga diinvestasikan dan jangan diambil untuk kebutuhan masa depan," lanjut Ivan.
Perencana Keuangan Tatadana Consulting Tejasari Assad menuturkan setiap orang biasanya memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dalam memanfaatkan dana THR. Namun, menurut dia, penting untuk tetap menetapkan skala prioritas dalam menggunakan dana THR.

"Menggunakan dana THR itu sebenarnya yang pasti dan wajib untuk membayarkan zakat. Sisanya tergantung kita. Apa yang penting dan tidak? Misalnya pulang kampung atau membeli baju baru," ungkap dia.

Bagi Anda yang tak membutuhkan anggaran besar untuk THR, ia menyarankan untuk menyisihkan sebagian dana THR untuk ditabung atau diinvestasikan sejak awal tahun ini.

"Kalau misalnya masih single dan kebutuhan tak besar, sebaiknya disisihkan sejak awal untuk investasi," terang dia.

Namun, sebelum dana THR digunakan untuk berinvestasi, ia menyarankan untuk mengguanakannya demi melunasi utang lebih dulu jika memiliki.

"Yang pertama, itu lunasi utang dulu," jelas dia.

Dana THR, menurut dia, sebaiknya disisihkan bukan untuk tujuan investasi yang sudah rutin, seperti pensiunan atau tujuan lainnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengelola THR Agar Tidak Numpang Lewat"

Post a Comment